🎁
Bonus Top-up 50%!Promo Terbatas
Upvote
wordpresstutorialdeploymentcms

Deploy WordPress di Helipod dalam Hitungan Menit

Tim Helipod

5 menit baca

Panduan lengkap cara deploy WordPress di Helipod — dari tambah service, konfigurasi environment variables, generate magic domain, sampai WordPress kamu live dan bisa diakses publik.

Mau deploy WordPress tanpa ribet konfigurasi server, setup SSL manual, atau urus DNS yang kompleks? Helipod menyediakan WordPress service yang siap pakai dalam hitungan menit — cukup isi variabel, generate domain, dan deploy.

Di artikel ini kita akan walk through seluruh prosesnya dari awal sampai WordPress kamu live.

Yang Kamu Butuhkan

Sebelum mulai, pastikan kamu sudah punya:

  • Akun Helipod (daftar gratis di helipod.io)
  • Project yang sudah dibuat di Helipod
  • Service database yang sudah berjalan di project yang sama — disarankan menggunakan Deploy MariaDB di helipod

Langkah 1: Buka Dashboard dan Pilih Project

Login ke dashboard Helipod lalu buka project yang ingin kamu gunakan. Jika belum punya project, buat dulu lewat tombol + New Project di halaman utama.

Setelah masuk ke project, kamu akan melihat canvas — di sinilah semua service kamu berjalan berdampingan.

Langkah 2: Tambah Service WordPress

Klik tombol + Add Service di pojok kanan atas canvas.

Dialog New deployment akan terbuka. Kamu akan melihat beberapa pilihan seperti Database, Git, Function, Templates, Bucket, dan WordPress. Pilih WordPress — deskripsinya: Wordpress Website Builder.

Helipod akan otomatis menyiapkan container WordPress dan menambahkannya ke canvas project kamu.

Langkah 3: Konfigurasi Environment Variables

Klik service WordPress yang baru dibuat di canvas, lalu buka tab Variables.

Catatan keamanan: Semua environment variable di Helipod dienkripsi at rest dan diinjeksikan langsung ke container saat runtime — tidak pernah terekspos di logs atau build output.

Variabel Wajib

Klik + New variable untuk menambahkan variabel berikut satu per satu:

Variabel Nilai Keterangan
WORDPRESS_DB_HOST Internal DNS database Hostname internal dari service database kamu
WORDPRESS_DB_USER Username DB Username yang digunakan untuk koneksi database
WORDPRESS_DB_PASSWORD Password DB Password database — gunakan yang kuat
WORDPRESS_DB_NAME Nama database Nama database yang sudah dibuat di service DB

Variabel Opsional

Variabel Default Keterangan
WORDPRESS_TABLE_PREFIX wp_ Prefix tabel WordPress
WORDPRESS_DEBUG false Set true hanya saat development

Tips: Nilai WORDPRESS_DB_HOST adalah internal DNS dari service database kamu. Temukan di tab Settings → Networking & Domains milik service database, berlabel "Internal only". Formatnya biasanya seperti heli-xxxxxxxx.env-xxxx.svc.cluster.local. Belum punya database? Ikuti panduan Deploy MariaDB di Helipod terlebih dahulu.

Langkah 4: Generate Magic Domain dan Set Port ke 80

Masih di service WordPress, buka tab Settings lalu scroll ke bagian Networking & Domains.

Kamu akan melihat dua entry:

  • Internal DNS — hostname privat untuk komunikasi antar pod di dalam cluster, tidak perlu diubah
  • Magic domain — domain publik yang akan di-generate Helipod

Klik tombol + Magic domain untuk membuat domain publik. Setelah itu, pastikan nilai APP PORT diisi dengan 80. WordPress berjalan di port 80, sehingga routing-nya menjadi:

Internet :443 → Traefik → :80 your app

SSL otomatis: Helipod menyediakan HTTPS untuk semua magic domain secara otomatis. Tidak perlu setup sertifikat SSL manual — domain kamu langsung bisa diakses via https://.

Langkah 5: Deploy

Setelah semua variabel terisi dan magic domain sudah di-generate, klik tombol Deploy.

Helipod akan mem-build dan menjalankan container WordPress kamu. Proses ini biasanya selesai dalam 1–2 menit. Pantau progress-nya di tab Deployments — status akan berubah dari Building menjadi Running (ditandai dot hijau).

Perlu diingat: Jika kamu menambah atau mengubah variabel setelah service sudah berjalan, klik Deploy lagi agar perubahan berlaku.

Langkah 6: Akses Domain — WordPress Siap

Setelah status berubah menjadi Running, buka magic domain kamu di browser:

https://nama-service.helipod.app

Kamu akan disambut halaman instalasi WordPress. Ikuti langkahnya seperti biasa — pilih bahasa, isi nama situs, buat akun admin, dan selesai. WordPress kamu sekarang live.

Mau pakai custom domain? Tambahkan domain sendiri lewat tombol + Custom domain di bagian Networking & Domains yang sama. Helipod akan memberikan instruksi DNS yang perlu ditambahkan ke provider domain kamu.

Troubleshooting Umum

WordPress tidak bisa terhubung ke database Periksa nilai WORDPRESS_DB_HOST — pastikan menggunakan internal DNS dari service database (bukan IP atau domain publik). Pastikan juga service database sedang dalam status Running.

Halaman tidak bisa diakses setelah deploy Pastikan APP PORT sudah diset ke 80 di konfigurasi magic domain, dan routing sudah menunjuk ke port yang benar.

Perubahan variabel tidak berlaku Perubahan pada environment variables baru aktif setelah deployment ulang. Klik Deploy kembali setelah menyimpan perubahan.

Error "Database connection refused" Pastikan service database sudah berjalan sebelum deploy WordPress. Cek juga kredensial (WORDPRESS_DB_USER dan WORDPRESS_DB_PASSWORD) sudah sesuai dengan yang diset di service database.

Kesimpulan

Deploy WordPress di Helipod hanya butuh beberapa langkah: tambah service, isi variabel database, generate magic domain dengan port 80, lalu deploy. Tidak ada konfigurasi server manual, tidak ada setup SSL, tidak ada DNS yang rumit.

Dari sini kamu bisa mulai customizing tema, install plugin, dan membangun situs kamu langsung dari WordPress admin panel.

Punya pertanyaan? Hubungi kami di support@helipod.io atau bergabung ke komunitas di hangar.helipod.io.

Siap coba Helipod?

Deploy aplikasi kamu sekarang. Gratis, tanpa kartu kredit.

Mulai Gratis →