Cara Deploy MongoDB ke Helipod: Database NoSQL dalam 5 Menit
이 글은 인도네시아어로 작성되었습니다.
MongoDB adalah salah satu database NoSQL paling populer di dunia. Fleksibilitas document-based model-nya membuatnya cocok untuk aplikasi modern, dari CMS, e-commerce, sampai real-time analytics.
Tapi mengelola MongoDB sendiri itu ribet: setup server, konfigurasi replica set, backup, monitoring, security patch. Dengan Helipod, kamu bisa deploy MongoDB dalam hitungan menit tanpa khawatir infrastruktur.
Kenapa MongoDB di Helipod?#
- One-click deploy: tidak perlu setup manual
- Internal networking: koneksi antar service tanpa expose ke internet
- Backup otomatis: data aman tanpa konfigurasi tambahan
- Monitoring built-in: CPU, RAM, dan storage terpantau
- Pay-as-you-go: bayar sesuai pemakaian, mulai dari Rp 350/hari
Cara Deploy MongoDB#
Langkah 1: Buat Service#
- Buka halaman project di Helipod
- Klik New Service
- Pilih MongoDB dari daftar template
- Pilih versi MongoDB (6.0, 7.0, atau 8.0)
- Atur resource (CPU dan RAM)
- Klik Create
Langkah 2: Tunggu provisioning#
MongoDB akan di-deploy dalam beberapa menit. Kamu bisa memantau status dari dashboard.
Langkah 3: Ambil Connection String#
Setelah service running, ambil connection string dari tab Variables:
MONGODB_URI=mongodb://mongodb-xxxxx:27017/mydb
MONGODB_DB_NAME=mydb
Langkah 4: Koneksi dari Aplikasi#
Set connection string sebagai environment variable di service aplikasi kamu:
Node.js (Mongoose):
const mongoose = require('mongoose');
mongoose.connect(process.env.MONGODB_URI);
Python (PyMongo):
from pymongo import MongoClient
client = MongoClient(os.environ['MONGODB_URI'])
Untuk panduan environment variables, baca: Environment Variables di Helipod
Internal Networking#
MongoDB di Helipod bisa diakses dari service lain dalam project yang sama menggunakan internal DNS:
mongodb-service-name.internal:27017
Ini berarti:
- Tidak perlu expose port ke internet: lebih aman
- Latency lebih rendah: koneksi lokal, bukan public
- Tidak ada biaya bandwidth: traffic internal gratis
Contoh Koneksi#
Jika service MongoDB bernama mongodb dan service API bernama api-backend:
# Di service api-backend
MONGODB_URI=mongodb://mongodb:27017/mydb
Konfigurasi Lanjutan#
Authentication#
MONGODB_URI=mongodb://username:password@mongodb:27017/mydb?authSource=admin
Replica Set#
Untuk high availability, Helipod mendukung replica set MongoDB. Aktifkan dari tab Settings → Scale.
Storage#
MongoDB membutuhkan storage untuk data. Set minimum 1 GB untuk development, 10+ GB untuk production.
Untuk penjelasan lengkap storage pricing, baca: Pricing Pay-as-you-go Helipod
Backup dan Restore#
Helipod menyediakan backup otomatis untuk MongoDB:
- Daily backup: backup otomatis setiap hari
- Point-in-time recovery: restore ke titik waktu tertentu
- Manual backup: backup kapan saja dari dashboard
Restore dari Backup#
- Buka tab Backups di halaman service
- Pilih backup yang ingin di-restore
- Klik Restore
- Tunggu proses selesai
Monitoring#
Pantau MongoDB dari dashboard Helipod:
- CPU usage: pastikan tidak terlalu tinggi
- RAM usage: MongoDB butuh RAM cukup untuk caching
- Storage: monitor pertumbuhan data
- Connections: jumlah koneksi aktif
Gunakan Heli Crew untuk cek cepat:
Kamu → "cek metrik service mongodb"
Heli Crew → [memanggil get_metrics]
→ "MongoDB: CPU 8%, RAM 256MB/512MB, Storage 2.3GB/10GB"
Untuk penjelasan lengkap monitoring, baca: Monitoring dan Logs Real-time
Troubleshooting#
Koneksi Ditolak#
- Pastikan MongoDB service sudah running
- Gunakan internal DNS (
mongodb.internal), bukan localhost - Periksa authentication credentials
Timeout#
- Pastikan RAM cukup: MongoDB butuh memory untuk working set
- Cek apakah ada bottleneck di network
Storage Penuh#
- Upgrade storage dari tab Settings
- Jalankan
compactuntuk defragmentasi
Mulai Sekarang#
Daftar gratis di helipod.io. Deploy MongoDB dalam hitungan menit dan mulai build aplikasi kamu.
Butuh bantuan? Hubungi support@helipod.io atau bergabung di komunitas hangar.helipod.io.
Baca juga:
- Deploy Redis ke Helipod, cache dan session management
- Multi-Service Project, deploy backend, frontend, dan database dalam satu project
- Environment Variables di Helipod, cara set dan mengamankan konfigurasi