Service dalam satu project terhubung via internal network. Tidak perlu expose port ke internet — lebih aman, latency lebih rendah, dan tidak ada biaya bandwidth.
Service dalam satu project bisa saling akses. Service dari project lain tidak bisa — isolasi otomatis.
Koneksi antar service menggunakan internal DNS, bukan public internet. Latency jauh lebih rendah.
Traffic internal tidak dikenakan biaya bandwidth. Hemat biaya untuk high-traffic applications.
Gunakan service name sebagai hostname. Tidak perlu hardcode IP address.
Buat service dalam project yang sama — backend, database, cache, dll.
Koneksi antar service menggunakan service name sebagai hostname (misal: mongodb:27017).
Service database dan cache tidak perlu expose port ke internet. Lebih aman dan efisien.
Panduan dan tutorial terkait fitur ini.
Gunakan internal DNS dengan format service-name:port. Misalnya, untuk MongoDB: mongodb:27017. Tidak perlu IP address atau public URL.
Tidak ada limit koneksi untuk traffic internal. Semua koneksi antar service dalam project yang sama gratis dan unlimited.
Service internal tidak bisa diakses dari luar kecuali kamu setup custom domain. Ini fitur keamanan, bukan bug.
Mulai sekarang, tidak perlu kartu kredit. Cukup connect repo dan lihat sendiri seberapa cepat kamu bisa deploy.