BIAYABLOG
Bahasa
Banyak Environment

Multi Environment Satu Project.

Buat environment terpisah untuk development, staging, dan production. Config dan secrets masing-masing environment terisolasi, tidak perlu khawatir config production bocor ke development.

Banyak EnvironmentDemo
Production
main
aktif
Staging
develop
aktif
Preview
feature/*
siaga
3 environment aktifKonfigurasi terpisah

Kenapa penting

Yang kamu dapatkan

Environment Terpisah

Buat environment dengan config dan secret masing-masing: development, staging, production, semuanya terpisah.

Branch Policy

Set branch tertentu ke environment tertentu. Main ke production, develop ke staging.

Shared Resources

Database dan cache bisa dishare antar environment atau dipisah sesuai kebutuhan.

Branch per Environment

Hubungkan branch berbeda ke environment berbeda, misalnya develop ke staging dan main ke production.

Langkah

Cara kerjanya

  1. 01

    Buat Environment

    Buka tab Settings > Environments. Klik Add Environment dan beri nama (misal: staging).

  2. 02

    Set Config

    Tambahkan environment variables yang berbeda untuk setiap environment.

  3. 03

    Deploy

    Pilih target environment saat deploy. Kamu bisa deploy ke staging dulu, lalu ke production.

Blog

Baca juga

Panduan dan tutorial terkait fitur ini.

FAQ

Pertanyaan umum

Berapa banyak environment yang bisa dibuat?
Tidak ada limit. Kamu bisa membuat environment sebanyak yang dibutuhkan, development, staging, QA, production, dll.
Apakah setiap environment butuh resource sendiri?
Ya, setiap environment memiliki resource terpisah. Namun kamu bisa share database antar environment jika dibutuhkan.
Bisakah saya promote dari staging ke production?
Ya, kamu bisa promote config dan variables dari satu environment ke lainnya. Fitur ini tersedia di tab Variables.

Siap mencoba?

Masuk dengan Google atau GitHub, hubungkan repository, dan bayar dari saldo Rupiah. Tidak perlu kartu kredit.
WhatsApp