BIAYABLOG

Hosting WordPress Murah: Shared Hosting, VPS, atau Container?

Tim Helipod
Diterbitkan 6 menit baca

Mencari hosting wordpress murah itu mudah, banner promonya ada di mana-mana. Yang lebih sulit adalah memastikan harga murah itu tetap murah tahun depan, dan websitemu tidak lambat saat pengunjung mulai ramai.

WordPress bisa berjalan di tiga jenis hosting: shared hosting, VPS, dan container. Ketiganya bisa murah, tapi cocok untuk situasi yang berbeda. Satu blog pribadi punya kebutuhan yang sangat berbeda dari agensi yang mengelola sepuluh website klien.

Artikel ini membandingkan ketiganya secara jujur, lalu memberi daftar hal yang wajib kamu cek sebelum membayar.

Baca juga: Web Hosting Termurah Indonesia dan Cara Deploy WordPress di Helipod


Tiga Pilihan Hosting WordPress Murah#

1. Shared hosting#

Ini pilihan klasik dan, jujur saja, sering yang paling murah untuk satu website WordPress kecil. Kamu dapat cPanel atau panel sejenis, installer WordPress sekali klik, database MySQL, dan biasanya email domain.

Cocok untuk: blog pribadi, company profile, toko online kecil dengan trafik ringan.

Batasannya: resource dibagi dengan banyak pengguna lain, ada batas proses dan inode, dan harga perpanjangan sering jauh lebih mahal dari harga promo tahun pertama. Kalau trafik naik atau plugin makin banyak, kamu bisa mentok di batas resource.

2. VPS dengan WordPress terpasang#

VPS memberi kamu server sendiri dengan akses root. Dulu ini identik dengan setup yang rumit (install Nginx, PHP, MySQL satu per satu), tapi sekarang banyak penyedia menyediakan VPS dengan WordPress yang sudah terpasang.

Di Helipod, ada VPS "Apps" di Jakarta dan Singapura dengan harga sama seperti VPS Linux, mulai Rp 64.900 per bulan (2 vCPU, 2 GB RAM, 40 GB). Pilihan aplikasinya antara lain:

  • WordPress: WordPress langsung siap dipakai di server sendiri.
  • aaPanel: panel web untuk mengelola banyak website, database, dan SSL dari satu dashboard. Cocok kalau kamu ingin menampung beberapa website WordPress di satu VPS.

Cocok untuk: website dengan trafik lebih tinggi, banyak website sekaligus, atau kamu yang ingin kontrol penuh atas PHP dan cache.

Batasannya: kamu bertanggung jawab atas update, keamanan, dan backup server.

3. Container#

WordPress juga bisa dijalankan sebagai container dari Docker image resmi, dengan database terpisah dan persistent volume untuk folder wp-content. Pendekatan ini cocok kalau kamu sudah terbiasa dengan workflow container atau ingin WordPress berdampingan dengan aplikasi lain dalam satu proyek.

Langkah lengkapnya ada di cara deploy WordPress di Helipod. Biaya container ditagih harian, misalnya 0,25 vCPU, 256 MB RAM, dan 1 GB storage = Rp 775 per hari (sekitar Rp 23.250 per bulan), ditambah database dan custom domain. Untuk WordPress dengan banyak plugin, kemungkinan kamu butuh RAM lebih besar.


Perbandingan Singkat#

Aspek Shared hosting VPS Apps (WordPress/aaPanel) Container
Biaya untuk 1 situs kecil Paling rendah biasanya Mulai Rp 64.900 per bulan Ditagih harian sesuai resource
Banyak situs Tergantung paket Sangat cocok dengan aaPanel Satu container per situs
Kontrol PHP dan server Terbatas Penuh (root) Sebatas container
Perawatan server Diurus penyedia Kamu sendiri Diurus platform
Ramah pemula Sangat Cukup, dengan panel Perlu paham container

Harga bisa berubah, cek halaman harga untuk angka terbaru di halaman VPS murah.


Yang Wajib Dicek Sebelum Membeli Hosting WordPress Murah#

  1. Harga perpanjangan. Ini jebakan paling umum. Harga Rp 10.000-an per bulan sering hanya berlaku untuk kontrak panjang atau tahun pertama. Hitung total biaya dua sampai tiga tahun.
  2. Backup. Apakah ada backup otomatis? Seberapa sering? Bisa dipulihkan sendiri atau harus lewat tiket? Apa pun jawabannya, pasang juga plugin backup yang menyimpan salinan di luar server.
  3. SSL. HTTPS sekarang wajib, baik untuk keamanan maupun SEO. Pastikan SSL gratis (Let's Encrypt) termasuk dan diperpanjang otomatis.
  4. Versi PHP. WordPress dan plugin modern butuh PHP versi terbaru. Pastikan kamu bisa memilih versi PHP sendiri.
  5. Batas resource. Cek RAM, batas proses, inode, dan bandwidth. "Unlimited" hampir selalu punya syarat penggunaan wajar.
  6. Lokasi server. Kalau pengunjungmu di Indonesia, server di Jakarta atau Singapura biasanya memberi waktu muat yang lebih baik dibanding server yang jauh.

Tips Hemat: Domain Murah untuk WordPress#

Selain hosting, domain juga bagian dari biaya. Untuk blog pribadi atau usaha kecil, domain .my.id dan .biz.id bisa jadi pilihan hemat: tahun pertama hanya Rp 1.500 (belum termasuk PPN 11%). Perpanjangannya Rp 34.009 per tahun untuk .my.id dan Rp 64.009 per tahun untuk .biz.id.

Ingat aturan PANDI: .my.id untuk perorangan (butuh identitas pribadi seperti KTP), .biz.id untuk usaha kecil (butuh identitas usaha dasar). Cek ketersediaannya di halaman domain murah.


Tips Supaya WordPress Murah Tetap Cepat#

  • Pakai tema yang ringan dan batasi jumlah plugin.
  • Aktifkan plugin cache (misalnya WP Super Cache atau LiteSpeed Cache kalau server memakai LiteSpeed).
  • Kompres gambar dan pakai format WebP.
  • Hapus plugin dan tema yang tidak dipakai.
  • Pertimbangkan Cloudflare sebagai CDN di depan website.

Dengan optimasi ini, hosting wordpress murah pun bisa memberi performa yang layak.


FAQ#

Hosting wordpress murah mana yang terbaik untuk pemula?#

Untuk satu blog atau company profile, shared hosting biasanya paling mudah dan paling murah. Kalau nanti trafik naik atau kamu butuh banyak situs, pindah ke VPS.

Apakah VPS lebih cepat dari shared hosting untuk WordPress?#

Umumnya ya, karena resource VPS tidak dibagi dengan pengguna lain. Tapi performa juga sangat dipengaruhi tema, plugin, dan cache.

Bisa menjalankan beberapa website WordPress di satu VPS?#

Bisa. Dengan VPS aaPanel, kamu bisa menambahkan banyak website, database, dan SSL dari satu panel. VPS S dengan 2 GB RAM cukup untuk beberapa situs dengan trafik ringan.

Apakah perlu backup sendiri kalau hosting sudah menyediakan backup?#

Sebaiknya ya. Simpan salinan backup di tempat lain, misalnya cloud storage, supaya tetap aman kalau terjadi masalah di server.

Bagaimana cara pindah WordPress dari shared hosting ke VPS?#

Cara paling mudah adalah memakai plugin migrasi, atau secara manual: ekspor database, salin folder wp-content, lalu impor di server baru dan arahkan domain ke IP VPS.


Kesimpulan#

Hosting wordpress murah yang tepat tergantung skala website kamu. Shared hosting untuk satu situs kecil, VPS dengan WordPress atau aaPanel untuk performa dan banyak situs, dan container kalau kamu sudah nyaman dengan workflow container. Selalu cek harga perpanjangan, backup, SSL, dan versi PHP.

Butuh server sendiri untuk WordPress? Lihat VPS Apps mulai Rp 64.900 per bulan dan domain .my.id mulai Rp 1.500.

Artikel terkait

Lihat semua

Siap coba Helipod?

Deploy aplikasi kamu sekarang. Gratis, tanpa kartu kredit.

Mulai Gratis →
WhatsApp