Custom Domain di Helipod: Gunakan Domain Sendiri untuk Aplikasi
This article is written in Indonesian.
Deploy ke helipod.app memang mudah. Tapi untuk production, kamu butuh domain sendiri, api.kamu.com, app.kamu.com, atau kamu.id.
Helipod memudahkan setup custom domain dengan SSL otomatis dan DNS verification. Tidak perlu khawatir certificate expired atau konfigurasi HTTPS manual.
Kenapa Custom Domain?#
- Branding: domain sendiri lebih profesional
- SEO: subdomain dari domain utama lebih baik
- SSL gratis: otomatis di-setup oleh Helipod
- Migration mudah: ganti backend tanpa ganti domain
Cara Setup Custom Domain#
Langkah 1: Tambah Domain di Helipod#
- Buka halaman service di Helipod
- Tab Settings → Domains
- Klik Add Domain
- Masukkan domain (misal:
app.kamu.com) - Klik Add
Langkah 2: Konfigurasi DNS#
Helipod akan memberikan records DNS yang perlu ditambahkan:
CNAME Record:
| Type | Name | Value |
|---|---|---|
| CNAME | app |
apps.helipod.app |
Atau A Record (jika CNAME tidak didukung):
| Type | Name | Value |
|---|---|---|
| A | app |
192.0.2.1 |
Langkah 3: Tambah DNS di Domain Register#
Buka dashboard domain register kamu (Namecheap, Cloudflare, dll) dan tambahkan records di atas.
Penting untuk Cloudflare users: Set DNS ke Grey Cloud (DNS Only) terlebih dahulu. Orange Cloud (Proxied) akan block SSL verification. Setelah domain aktif, baru bisa switch ke Orange Cloud.
Langkah 4: Verifikasi#
- Tunggu propagasi DNS (biasanya 5-30 menit)
- Klik Verify di dashboard Helipod
- SSL certificate akan otomatis di-issue
Subdomain vs Root Domain#
Subdomain (Recommended)#
app.kamu.com → Helipod
api.kamu.com → Helipod
admin.kamu.com → Helipod
Lebih mudah di-setup dan tidak konflik dengan layanan lain.
Root Domain#
kamu.com → Helipod
Butuh DNS provider yang mendukung ALIAS/ANAME record, atau gunakan A record dengan IP Helipod.
SSL Certificate#
Helipod menyediakan SSL gratis dari Let's Encrypt:
- Auto-renewal: certificate diperbarui otomatis
- Wildcard: support
*.kamu.com - TLS 1.3: protokol terbaru dan teraman
Verifikasi SSL#
# Cek SSL dari terminal
openssl s_client -connect app.kamu.com:443 -servername app.kamu.com
Atau buka https://app.kamu.com di browser, ikon gembok harus muncul.
Multi-Domain#
Satu service bisa punya banyak domain:
app.kamu.com → Service "frontend"
www.kamu.com → Service "frontend" (redirect ke app.kamu.com)
api.kamu.com → Service "backend"
Setup Redirect#
Untuk redirect www ke non-www (atau sebaliknya):
- Tambahkan kedua domain di Helipod
- Di DNS provider, tambahkan CNAME untuk
wwwkeapp - Helipod akan handle redirect otomatis
Untuk penjelasan networking lebih lanjut, baca: Multi-Service Project di Helipod
Wildcard Domain#
Untuk aplikasi yang butuh subdomain dinamis (misal: tenant1.app.com, tenant2.app.com):
- Setup wildcard SSL di Helipod
- Tambahkan wildcard DNS record:
Type: CNAME
Name: *.app
Value: apps.helipod.app
- Semua subdomain akan otomatis ter-resolve
Troubleshooting#
Domain Tidak Ter-resolve#
- Pastikan DNS sudah propagation (cek di dnschecker.org)
- Pastikan record DNS sudah benar
- Tunggu hingga 30 menit untuk propagation
SSL Error#
- Jika pakai Cloudflare, pastikan Grey Cloud (DNS Only)
- Tunggu beberapa menit setelah DNS propagation
- Klik Renew SSL di dashboard
502 Bad Gateway#
- Pastikan service di Helipod sudah running
- Cek apakah ada error di logs
- Verifikasi domain sudah benar di Helipod
Untuk troubleshooting lebih lanjut, baca: Deploy MongoDB ke Helipod, bagian troubleshooting
Best Practices#
1. Gunakan Subdomain#
Lebih aman dan fleksibel dibanding root domain.
2. Setup Redirect#
Selalu redirect satu versi ke lainnya (www → non-www atau sebaliknya) untuk SEO.
3. Monitor SSL#
Setup alert untuk certificate yang akan expired. Helipod handle auto-renewal, tapi tetap perlu monitoring.
4. Gunakan DNS Provider yang Mendukung CNAME#
Cloudflare, Namecheap, atau provider lain yang mendukung CNAME di apex domain.
Mulai Sekarang#
Daftar gratis di helipod.io. Tambahkan custom domain dan jalankan aplikasi dengan domain sendiri.
Butuh bantuan? Hubungi support@helipod.io atau bergabung di komunitas hangar.helipod.io.
Baca juga:
- Multi-Service Project di Helipod, deploy banyak service dengan domain berbeda
- Environment Variables di Helipod, cara set konfigurasi
- Monitoring dan Logs Real-time, pantau aplikasi dari dashboard